Minggu, 21 Juli 2013

Our Life Episode 24




#nb : tulisan bercetak miring dan tebal adalah flashback


“apa yang kau lakukan disini?” tanya minhyuk sambil berusaha menghapus air mata nya yang terus menerus turun dari pelupuk matanya
“hanya sekedar membantu” jawab yoona sambil membenarkan kemeja yang saat itu ia pakai
“minhyuk, tamu nya suruh masuk dong!” teriak kee dari dalam
“josh.. kau ikut dengan ku saja” yoona menarik lelaki berkebangsaan inggris yang berada di samping nya itu ke dalam dekapannya, dan itu membuat amarah minhyuk menjadi jadi
“masuklah” suruh minhyuk, ia berusaha menjaga air mata nya dengan cara menunduk dan memimpin rombongan itu masuk ke dalam kamar jieun
“kalian tunggu di depan saja” josh, tampak pria itu memerintah beberapa bodyguard yang dari tadi betah untuk mengawali nya dan yoona
“baik tuan”
“minhyun oppa? Dia siapa?” eunji menunjuk yoona, yoona hanya tersenyum
“dia adalah salah satu sahabat mu, im yoon ah.. dia im yoon ah” jawab minhyun sabar sambil tersenyum dan juga mengacak rambut gadis yang kini menjadi tunangan nya
“tidak asing? kau sering mengatakan nama itu padaku”
“tentu”
“wah ternyata tamu nya banyak ya, silahkan duduk” baekhyun mempersilahkan rombongan yang dibawa minhyuk untuk segera duduk, ia tidak tahu di salah satu rombongan itu ada minhyun, minki dan juga eunji yang kemarin telah berhasil membuat nya marah
“lee ji eun? Mengapa kau disini? Di rumah sakit? Tertekan? Sama seperti kami? Cih.. lemah sekali” yoona menatap jieun yang tengah terbaring lemah di tempat tidurnya
“y… yoona eonnie?”





“y… yoona eonnie?”
“berhentilah menangis cengeng!” bentak yoona
“eonnie! Aku jieun! Aku jieun! Aku merindukan mu eonnie! Maafkan aku.. maafkan aku eonnie.. bagaimana kabar mu? beasiswa mu di inggris bagaimana? Eonnie.. aku ben..


PLAK


“hey.. yoona? What’s happen?” josh tampak terkejut dengan gadis yang berada disamping nya ini, sebelumnya ia tidak pernah melihat gadis ini marah
“sorry Josh..” yoona menatap telapak tangan nya yang telah berhasil membuat pipi jieun menjadi merah panas
“bisakah kau keluar sebentar? Aku ingin menyelesaikan masalah ku dengannya.. aku akan menemui mu lagi, jadi ku mohon pergilah sebentar dan tunggu aku sampai masalah ini selesai, tidak usah khawatir, aku akan baik-baik saja” lanjut yoona, josh pria yang disuruh untuk keluar itu pun menuruti apa kata gadis cantik itu
“hwang min hyun-ssi.. pergilah, aku akan mengawasi eunji disini, kurasa ingatan nya sebentar lagi pulih, berdoalah” bisik minki pada minhyun, tidak lama dokter muda itu pun mengikuti jejak josh untuk keluar dari kamar itu
“HEY! APA YANG KAU LAKUKAN!?” bentak minhyuk
“menjawab seluruh pertanyaannya” jawab yoona santai, seperti tidak ada masalah yang terjadi
“KAU GILA IM YOON AH! KAU BERUBAH!” teriakan minhyuk masih menghiasi suasana mencekam di kamar jieun
“ya, benar! Kau benar, jika aku gila! Aku gila.. semua ini karena nya! kau tidak tahu apa-apa Lee Min Hyuk!” yoona semakin terbawa emosi, telunjuk nya yang tengah menunjuk jieun itu pun bergetar.. karena emosi nya itu






Flashback



“noona~” pria tampan itu tampak sedang berlari menuju orang yang terus ia panggil dengan sebutan ‘noona’
“hey.. minhyuk-ah~ pelan-pelan” ujar gadis ‘noona’ ini sambil tersenyum menghadap ke belakang, menghadap pria yang sedang berlari itu
“jika sampai disana, aku akan memeluk mu noona! Jika kau lari.. kau akan ku cium!” teriak pria itu, ya.. Lee Min Hyuk
“hey minhyuk-ah!”
“apa? Kau akan kabur? Jika satu langkah kau beranjak dari tempat mu itu, kau akan kucium satu kali, jika dua.. ada dua kali ciuman.. jika tiga.. kau akan tahu konsekuensi nya noona!” minhyuk masih berteriak, tapi senyuman yang sekarang ia berikan terlihat berbeda, senyuman mematikan yang terpampang di wajah tampan nya itu!
“kau jangan membuat ku takut!”
“aku tidak menakutkan! Aku manusia! Bukan hantu!” balas minhyuk, yang jarak nya masih lumayan jauh dengan gadis itu
“aku akan marah! Aku akan memanggil nama lengkap mu!” ancam yoona, gadis ‘noona’
“JANGAN!” teriak minhyuk
“makanya hentikan ancaman konyol mu itu!”
“tidak akan! Aku ingin memeluk mu noona, dan kau bisa menceritakan nya pada teman-teman mu jika kau telah di peluk oleh kekasih mu yang sangat tampan!”
“LEE…
MIN…
HYUK !!!!” teriak yoona. Ya.. sebelum nya mereka telah berjanji, untuk tidak memanggil nama lengkap mereka dalam pembicaraan sehari-hari, terkecuali.. jika mereka sedang marah satu sama lain
“baiklah noona, aku tidak akan memeluk mu!” minhyuk pasrah dan menghentikan langkah nya itu, ia mengambil nafas dan mencoba untuk menetralkan pernafasan nya.. lalu kembali tersenyum sambil menatap gadis yang jarak nya semakin dekat dengannya


“apa kau lelah?” tanya yoona ketika ia dan minhyuk berada di bawah pohon lingkungan taman sekolah
“tentu saja, im yoon ah!” minhyuk membuang wajah nya dan melipat kedua tangannya, menunjukkan perasannya bahwa ia saat ini sedang kesal
“kau marah? Maafkan aku minhyuk-ah” yoona merasa sangat bersalah, ia hanya takut.. takut akan pelukan minhyuk
“…”
“minhyuk-ah.. ku mohon, maafkan aku”
“…”
“kau sangat ingin memeluk ku?”
“…”
“minhyuk-ah.. jawab lah”
“…”

GREP

“aku berjanji.. aku tidak akan menolak jika kau ingin memeluk ku” yoona memeluk minhyuk dari arah samping, terlihat senyuman manis berasal dari bibir minhyuk
“dan.. dan aku berjanji, aku tidak akan pernah marah padamu. Aku berjanji jika aku tidak akan pernah memanggil mu Lee Min Hyuk lagi” lanjut yoona, yang berhasil membuat senyuman minhyuk semakin mengembang



Flashback End




“yoona eo.. eonnie?” air mata jieun kembali turun
“minki oppa? Mengapa gadis itu terus menerus menangis?” eunji menarik baju minki, ia ketakutan dengan suasana seperti ini
“banyak masalah yang terjadi padanya” jawab minki datar, di lubuk hati nya ia benar-benar sedih melihat lee ji eun menghadapi masalah yang benar-benar begitu rumit untuk dijalani nya seorang diri, ia benar-benar kasihan pada gadis itu
“yoona-ssi, sebelumnya maaf.. tapi tidak seharusnya kau bersikap seperti itu” baekhyun berusaha memberikan pembelaan pada jieun
“kau juga tidak tahu apa-apa, diamlah!” bentak yoona
“kau..
“diam bocah!” yoona memotong kalimat yang akan dilontarkan ray
“kau salah! Kami tahu.. kami tahu segalanya!” kee, kini giliran kee untuk membela hak nya untuk bersuara
“apa gadis ini membeberkan seluruhnya? Cih.. jieun! Apa kau tidak puas untuk membuat kami bertiga menderita? Apa kau ingin orang-orang bodoh ini ikut merasakan penderitaan yang kami rasakan? Kau kejam lee ji eun!” yoona benar-benar marah dengan jieun, rasa dendam yang tumbuh di dalam diri nya lah yang membuatnya emosi. Dan kini puncak emosi nya terkuak dengan sikap nya pada jieun, ya.. tentu saja puncak itu meledak karena orang yang membuat nya tertekan selama beberapa tahun kemarin itu berada dihadapannya
 “KAU YANG TIDAK TAHU APA-APA IM YOON AH!” bentak minhyuk



JLEGER



“kali ini kau benar-benar lain pihak dengan ku lee min hyuk.. kau benar-benar…..
  menyebalkan” yoona menatap minhyuk dengan sejuta arti
“hey... minhyuk-ssi, jangan sampai kau terbawa emosi” ray berusaha menenangkan
“hss panas sekali disini, choi min ki.. apakah ini tujuan mu mengundang ku kesini?” yoona menatap minki tajam
“bukan, tujuan ku membawamu kesini hanya ingin mengembalikan ingatan eunji saja. Tapi.. tujuan ku berubah saat melihat gadis ini, tujuan ku hanya ingin kau dan eunji memaafkan lee ji eun” jawab minki, eunji dan yoona hanya dapat membelalakan mata nya
“cih.. tidak mungkin. Dia tidak merasakan apa yang pernah ku rasakan, ini tidak akan pernah tergantikan oleh apapun, terlebih dengan permintamaafaan. Itu mustahil” jawab yoona, yang masih menjaga image princess yang kini menjadi gelar nya
“apa benar itu tujuan mu membawa ku kembali? Aku tidak mungkin memaafkan gadis cengeng seperti nya! dia adalah orang jahat!” jieun lagi-lagi menjadi sasaran, eunji menunjuk jieun, ia tidak ingin memaafkan jieun
“tolong aku..” batin jieun
“yoona? Kau.. kau im yoon ah?” jongin mengulang nama yoona terus menerus, ia hanya terkejut dengan perubahan sikap yoona
“siapa kau?”
“kim jong in, anak..
“ah kau anak dari ketua polisi kim itu? Karena ayah mu itu.. karena ayah mu lalai dalam pekerjaannya, song joong ki itu berhasil kabur! Ulah joong ki itu merasahkan masyarakat dan membuat ku dan lainnya tertekan! Semua itu karena ada dia! Karena LEE JI EUN! Ia adalah tersangka nya, ia pantas untuk di tahan!” lagi.. emosi yoona terpancing bahkan orang-orang yang menjadi korban dikambing hitamkan
“SEKALI LAGI KAU SEBUT NAMA AYAH KU! DAN JIEUN, HIDUP MU AKAN TERTEKAN!” oh tidak.. suasana di kamar jieun semakin mencekam, bahkan jongin ikut terbawa emosi, ia tersinggung dengan pernyataan yang di lontarkan yoona itu. Mata nya memerah dan menatap tajam yoona yang masih berkacak pinggang
“jongin.. jongin, hentikan” kee dan baekhyun berusaha menahan tubuh jongin yang ingin menghampiri yoona, mereka berdua takut jika jongin melukai yoona untuk melampiaskan kekesalannya itu
“hentikan lah.. jika seperti ini keadaan semakin kacau” ray membuka suaranya, ia berusaha membantu jongin untuk tidak ikut terbawa emosi dengan cara seperti ini
“kami berlima akan pergi keluar, kau.. psikolog muda.. kau juga harus ikut bersama kami, biarkan eunji, yoona dan juga jieun yang berada disini. Ku harap, mereka dapat lebih tenang untuk menyelesaikan masalah mereka” jelas ray
“tapi.. jika ada sesuatu yang terjadi pada mereka?” tanya minki ragu
“aku yang akan bertanggung jawab, karena aku sudah berjanji.. padanya” jawab ray tegas, sekilas.. ia menatap jieun yang tengah menatap nya juga
“baekhyun, kee bawa jongin keluar, minhyuk.. ayo keluar” suruh ray, dengan sigap baekhyun dan kee membawa jongin yang masih dalam keadaan emosi, walaupun terlihat rautan wajah sedih yang menghiasi kee disaat ia lewat tepat disamping eunji. Begitu juga dengan minhyuk, sedikit susah untuk ray membawa minhyuk keluar, entah apa yang difikirkan minhyuk saat itu.. yoona? Ataukah jieun? Entahlah tidak ada yang tahu selain minhyuk dan tuhan. Psikolog minki juga berat melangkahkah kaki nya untuk beranjak dari kamar jieun, ada sesuatu yang buruk yang akan terjadi di kamar ini, hanya fikiran itu dan feeling itu yang terus mengusik dirinya.






“minhyuk-ssi.. tenanglah, di dalam akan baik-baik saja. Jika kau mau, ceritalah padaku apa yang sedang kau fikirkan” ray berusaha menenangkan minhyuk, niat lain.. ia hanya ingin tahu siapa yang ada di fikiran minhyuk saat ini. Yoona? Atau Jieun?
“a.. aku hanya shock. Mengapa yoona berubah?” minhyuk mulai mengawali ceritanya.. terdengar helaan nafas ray, ia tampak tersenyum kecil
“hey jongin! Tenanglah!”
“wanita memang seperti itu! Sangat cepat terpancing emosi!”
“he? Kau menganggap ku seperti wanita huh? Karena aku cepat terbawa emosi huh? Tidak bisa ku biarkan kau baekhyun!”
“sudahlah, jangan dengarkan mereka.. lanjutkan saja cerita mu” ray kembali ke permasalahan setelah tertunda oleh perdebatan kedua alien dengan jongin yang berjarak tidak jauh dari mereka
“baiklah.. pertama, sikap nya itu. Mengapa yoona ikut membenci jieun? Apa salah jieun? Itu kan kesalahan Song Joong Ki! Tapi.. aku yakin, yoona itu sayang pada jieun. Yoona yang ku kenal tidak seperti itu, ia sangat baik.. lembut.. penyayang” minhyuk memejamkan matanya, berusaha mengambil nafas
“lalu?” ray mencoba untuk menjadi pendengar yang baik
“ia melanggar janji nya sendiri padaku”
“apa yang pernah ia janjikan padamu?”
“ia tidak akan pernah memanggil nama lengkap ku lagi, karena ia berjanji.. ia tidak akan marah dengan ku” minhyuk masih memejamkan matanya
“maaf, bisa kau ulangi? Aku kurang mengerti” konsentrasi ray buyar setelah mendengar jeritan kecil yang berasal dari kamar jieun, tapi.. ia berusaha untuk berkonsentrasi pada satu hal dulu, yaitu minhyuk
“kami pernah berjanji, jika kami marah satu sama lain kami akan memanggil nama lengkap kami di dalam suatu pembicaraan. Dan ia pernah berjanji padaku, yoona noona tidak akan pernah memanggil nama lengkap ku lagi. Tapi.. tadi ia menyebut nya dengan intonasi keras.. apa ia benar-benar membenciku sekarang? Mengapa bisa? Apa karena aku dekat dan masuk dalam kehidupan jieun? Apa karena.. apa karena dia?” minhyuk menunjuk pria asing yang bernama Josh, benar.. pertanyaan terakhirnya itu ditunjukkan untuk Josh
“minhyuk-ssi..
“AAAAA~~~~~”
“JIEUN-SSI!” minhyuk, ray, baekhyun, kee, jongin pun beranjak dari kursi tunggu yang tersedia di rumah sakit itu, mereka berlima pun segera masuk ke kamar jieun
“benar apa yang dari tadi ku fikirkan” gumam minki ketika keempat alien dan jongin lewat dihadapannya
“APA YANG KALIAN LAKUKAN!?” teriak minhyuk




15 minutes ago




“baguslah mereka semua keluar” gumam yoona
“eonnie? Bisakah kau memaafkan ku? eunji-ya? apa kau tidak dapat mengingat ku? apa kau bisa memaafkan ku?” jieun terus bertanya, ia berusaha menahan air matanya itu..
“…” hening
“eonnie? Eunji-ya? apa kau tidak ingat disaat aku tidak bisa mengendarai sepeda, sedangkan kalian bisa.. kemudian kalian mengajariku?” jieun mulai mengulang kejadian masa lalu nya yang indah




“jieun-ah! Kau pasti bisa!” teriak gadis kecil berumur 5 tahun
“aku takut! Aku takut eunji.. eonnie! Aku takut!” balas jieun, gadis kecil ini tengah belajar mengendarai sepeda roda empat nya
“kau pasti bisa jieun-ah, kau tidak ingin kan hanya tinggal dirumah sedangkan aku dan eunji menikmati pulau jeju? Kau pasti bisa jieun! Ada kami yang akan menemani mu belajar!” yoona, gadis yang terlihat lebih dewasa ini pun membawa semangat jieun kembali
“baiklah! Lihat aku ya! temani aku!”




“ada kami yang akan menemani mu belajar.. kalimat itu masih tersimpan rapi di dalam otak ku. Ada lagi, disaat aku dan eunji kesulitan untuk ulangan matematika, dan kau.. eonnie, kau memberi motivasi untuk kami agar kami belajar dan mendapatkan nilai sempurna!” lagi, jieun mengungkit masa lalu nya itu.. walau sedang sakit, tapi semangat jieun untuk kembali menceritakan kejadian lalu itu sangat jelas terlihat




“eunji-ya! jieun-ah! Apa yang kalian lakukan disini?” tanya yoona saat memergoki kedua sahabatnya yang telah ia anggap sebagai adik nya sendiri itu sedang memakan lollipop besar di taman
“oh tidak jieun ah! Pasti ayah dan ibu telah menyuruh eonnie untuk membawa kita ke rumah untuk belajar! Jieun-ah! Ayo lari” eunji tampak meraih tangan kiri jieun dan mengajak nya untuk menjauhi yoona yang tengah mengikuti mereka berdua
“ah.. permen nya jatuh” keluh jieun disaat eunji menarik nya
“ahhhh… aku membelinya dengan uang jajan ku! kenapa kau menjatuhkan nya jieun?” eunji menangis
“m.. maafkan aku! Aku tidak sengaja, eunji-ya.. maafkan aku ya, jangan menangis” jieun berusaha menenangkan eunji agar tidak menangis
“wah.. jieun? Ada apa dengan eunji?” tanya yoona, yang telah berhasil menghampiri jieun dan eunji
“tadi.. kami berdua takut saat eonnie mendekati kami berdua, kami takut jika eonnie menyuruh kami untuk belajar mempersiapkan ulangan matematika besok, lalu eunji menarik ku untuk menghindar, tapi.. aku sudah menjatuhkan permen milik eunji yang tadi sedang ku makan.. ba.. bagaimana ini eonnie? A.. aku tidak memiliki uang untuk membeli permen milik eunji?” jieun menjelaskan semuanya, ia hampir menangis.. karena ia tidak tahu bagaimana mengembalikan permen milik eunji
“huhuhuhu.. eonnie..” sedangkan eunji masih dalam keadaan menangis
“jika seperti ini.. lebih baik kalian pulang dan segera mandi. Setelah itu, kalian belajar dan mempersiapkan ulangan matematika. Jika kalian mendapatkan nilai 100, aku janji.. aku akan membelikan dua permen palinggg besar, bagaimana? Setuju?” usul yoona, jieun dan eunji langsung menghentikan tangisannya dan mengangguk tanda setuju, lalu segera pulang dan belajar.. agar mendapatkan nilai 100 dan permen besar!




“pengalaman itu.. sangat berharga bagiku. Apa kalian mengingat nya?” tanya jieun pada eunji dan yoona yang terpaku setelah mengingat kejadian indah mereka bertiga



TES!



“jieun-ah?” eunji menatap jieun
“eunji-ya! apa kau sudah kembali?” jieun tampak excited, ia akan sangat senang jika ingatan eunji kembali
“…” eunji hanya menatap jieun dengan tajam
“APA DENGAN INI KAU MENCOBA KAMI UNTUK MENGASIHANI MU? AGAR KAMI DENGAN MUDAH MEMAAFKAN MU? HUH?” yoona kembali dengan emosi nya
“hai tua.. bisakah suara mu dipelankan?” sahut eunji sambil menatap kearah mata yoona
“APA KAU KATAKAN? HEY EUNJI! SADARLAH! DIA TELAH MEMBUAT KTA TERTEKAN!” bentak yoona
“haahhh.. BISAKAH SUARA MU DIPELANKAN? AKU MUAK DENGAN SUARA MU ITU!” teriak eunji
“cih… INI SEMUA KARENA MU LEE JI EUN!” yoona bergegas menuju tempat tidur jieun, lalu tanpa basa basi memegang tangan jieun dan tersenyum licik
“HEY TUA! APA YANG AKAN KAU LAKUKAN!” eunji segera menahan yoona yang akan melepas infusan dari tangan jieun
“…” tenaga jieun telah habis sehingga ia tidak dapat berbicara lagi.. ia tidak tahu apa yang akan terjadi, sekarang tangan nya telah menjadi bahan perebutan antara yoona dan eunji



KREK



“AAAAA~~~~~” teriak jieun



BRAK




“APA YANG KALIAN LAKUKAN!?” teriak minhyuk
“jieun-ah!” ketiga alien dan jongin langsung menghampiri jieun yang tengah terbaring lemah dengan darah-darah yang telah mengalir di balik telapak tangannya itu
“IM YOON AH, APA YANG KAU LAKUKAN PADA JIEUN?” tanya minhyuk, ia menarik kerah baju yoona dan memberi tatapan mematikan untuk nya
“aku telah berusaha untuk menghalangi si tua itu, tapi ia tetap mencelakai gadis yang sering menangis itu” yoona terdiam, eunji pun yang membuka suara.. ia menjelaskan apa yang terjadi pada jieun, yoona dan dirinya beberapa menit yang lalu tanpa adanya hal yang ia tambahi atau kurangi
“apa kau seperti ini karena..
“lee min hyuk! Cepat turunkan yoona!” minhyun yang baru saja tiba di kamar jieun ini pun langsung membentak minhyuk
“apa urusan mu?”
“sudah! Cepat turunkan! Sebelum mereka datang, nanti akan ku jelaskan!” ujar minhyun panik, segera minhyuk menurunkan yoona, tapi tatapan tajam masih dilontarkan minhyuk untuk yoona seorang
“biar minki yang memanggil dokter untuk jieun, kalian semua pergi keluar... Kalian jangan khawatir, jieun hanya akan kekurangan darah.. semua, keluarlah” selaku dokter, minhyun sangat paham akan hal seperti ini.. ia menyuruh yang lain untuk keluar untuk sekedar menenangkan suasana






“JOSH..” yoona memeluk josh ketika ia keluar dari kamar jieun
“kau tidak apa-apa kan?” tanya josh, ia berusaha menggunakan bahasa korea yang baik. Yoona hanya dapat mengangguk, terlihat minhyuk menatap yoona dengan tatapan menjijikan
“sebentar, aku harus menyelesaikan satu masalah lagi” yoona mendekati minhyuk lalu berbisik
“apa kau ingin tahu? Apa perasaan ku padamu kali ini?” minhyuk hanya dapat mengangguk
“aku mem.. ben.. cimu! Lupakan semua hal atau kenangan kita dulu, aku telah melupakan mu.. jadi jangan harap kau ingin memiliki ku lagi. Karena aku telah menikah dengan orang yang jauh lebih baik darimu.. pecundang. Kau tidak perlu mencampuri urusan ku dan lainnya, jieun lah yang bersalah.. semua ini karenanya.. tidak seharusnya kau percaya padanya” setelah itu, yoona pun tersenyum lalu kembali ke dekapan Josh yang telah menantinya, sebelum pergi mereka berdua sempat berciuman memamerkan kemesraannya.. tentu saja pada Lee Min Hyuk
“sekarang.. kau sudah tau kan alasannya? Aku takut jika kau memiliki masalah dengan yoona kau akan memiliki masalah yang lebih besar dengan Josh suami nya, karena suami nya itu adalah.. salah satu anggota keluarga kerajaan di Inggris” minhyun tampak memperjelas
“lalu bagaimana dengan jung eun ji?” tanya minhyuk, entahlah.. ia tidak bisa membahas masalahnya lagi
“kami akan kembali ke Australia, sebelumnya.. terima kasih kau telah menjaga lee ji eun dengan baik, ku harap kau dan yang lainnya terus menjaganya dengan baik.. jika ingatan eunji kembali, aku janji.. aku akan kembali ke korea dan menemui kalian lagi” minhyun tersenyum kemudian pergi bersama minki dan juga eunji


            Kee, Baekhyun, Ray dan juga Jongin segera menghampiri Minhyuk.. sebagai seorang yang dekat dengannya, ketiga alien dan juga Jongin ingin memberi semangat pada salah satu temannya ini yang sedang terpukul


“lee min hyuk.. sabarlah”
“yoona bukan yang terbaik untuk mu”
“hyung.. lupakan lah dia, dia wanita yang buruk”
“aku tahu perasaan mu minhyuk, karena aku juga merasakannya.. kau hanya perlu waktu untuk melupakan kenangan mu itu padanya”
“terima kasih.. aku akan benar-benar rapuh jika kalian semua tidak ada di sisiku” air mata minhyuk pun mengalir.. menumpahkan perasaan perih nya itu pada air yang mengalir tanpa arah, ia harap kenangan yang pernah ia ukir bersama yoona pun mengalir entah kemana, kemudian ia memeluk ketiga alien dan juga jongin
“aku malu dengan diriku sendiri, aku menangis karena kehilangan gadis yang dulu pernah ku cintai.. bagaimana dengan jieun? Aku benar-benar malu dengan diriku sendiri, jieun kehilangan kedua orang tua nya dan ketiga sahabatnya dan berusaha dengan dirinya sendiri.. tapi ia benar-benar kuat, aku yakin dia adalah gadis yang kuat.. Aku berjanji akan melindungi lee ji eun dengan baik” ujar minhyuk tegas, masih dengan tangisannya
“kami juga!” sahut baekhyun, ray, kee, dan juga jongin kompak, tanpa sadar minhyuk telah membawa pengaruh pada ketiga alien dan juga jongin untuk menangis.. ya benar, kelima pria tampan ini menangis haru.. mereka semua khawatir dengan keadaan jieun sekarang, membayangkan keadaan jieun disaat masa kelam nya.. mereka berfikir, jika mereka menjadi seorang lee ji eun, mereka memutuskan untuk mengakhiri hidup entah itu melompat dari lantai 20, gantung diri atau cara apapun.. agar terbebas dari cobaan itu.


To Be Continue



Note :

Maaf kemarin belum post, padahal kemarin udah buat..
ada sedikit halangan dengan koneksi internet yang sumpah bikin ngeselin -_-
 
Bagaimana? Scene jieun nya dikit ya? ini ada 4-5 jam buat nya T^T
Maaf kalau gak puas, tapi aku butuh banget apresiasi kalian untuk komentar..
Karena bentar lagi aku mungkin cuti untuk nulis, maksud nya setelah Our Life selesai kali
Maaf juga ya, masih banyak typo kekeke padahal udah di koreksi ulang
Hehe..
Udahan deh

Salam..
Our Life



5 komentar:

  1. Wah, aku pikir suzy akan muncul di part ini. Hehehe ternyata nggak. Eh kok (?) Jadi mereka berdua bakalan balik ke luar negeri? Bagaimana hubungan mereka dgn jieun? Apa mereka bnr2 benci jieun? Poor jieunnie~ kyaaaa Ray~ssi,whatever u do, I'll always supporting Rayeun. Hahahaha update soon :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. kekeke suzy nantian, dia di bagian akhir waduh bbocor :D
      iya, mereka berdua balik lagi ke luar negri, tapi pada gak mau sad ending kan? ok deh, nanti mereka berdua balik lagi ^^

      buakakaka rayeun shipper, tunggu aja ya untuk romance mereka berdua :D

      Hapus
    2. Hahahaha si doi keceplosan. Oke deh pasti aku tunggu rayeun moment-nya . Awas aja kalo sampek nggak romantis, nggak bakal aku izinin lagi pake ray di fanfic selanjutnya.
      Ray : Eh(?) Sape lu? Kenal aja kagak. -_-"
      Me : hehehe #nyengirkuda

      Hapus
  2. waahh.. semakin keren aja nih, update soon ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. sip ^^
      wah kamu ngikut comment disini, aku seneng banget :D
      aku juga suka sama cerita2 mu lho :)
      seriusan! ^^

      Hapus

isi nama kalian ya :) komen apapun juga, kritik juga gak apa kok :D